Minggu, 26 Desember 2010

Mom, I Love You

" ..... nada nada yang indah slalu terurai darinya, tangisan nakal dari bibirku takkan jadi deritanya ....."
(Melly Goeslaw - Bunda)

Sesak sangat sesak saat aku merindukannya...
Entah apa yang terjadi di sana aku pun tak mengetahuinya, karena jarak ini
Sangat ingin hati ini terus bersamamu, melindungi tanganmu yang begitu kokoh menggenggamku sedari ku kecil
Aku, seorang anak yang terus ingin berbakti kepadamu..
Membuatmu tetap tersenyum dan bukan menangis...

Ibu, apa yang sedang engkau lakukan disana, apa yang sedang engkau pikirkan sekarang..
Ibu yang selalu menggandeng tangan ku, menuntun saat aku salah arah tanpa tujuan
Dengan kedua tanganmu yang mulai mengkeriput, engkau mengurus seluruh pekerjaan rumah
Dengan jiwamu yang penuh kesabaran, engkau tak pernah mengeluh dengan semua lelah yang menimpamu

Saat aku pulang, sempat ku lihat raut wajah lelah dalam tidurmu
Sempat aku lihat semua kekhawatiranmu pada masa depan anak - anakmu
Aku masih mengingatnya, mengakar dalam ingatanku
Saat aku lelah dengan semua keluh kesahku, engkau pasti selalu ada untuk mendengarku dan memelukku
Saat aku sakit engkau pasti menangis untukku dan berdoa untuk kesembuhanku
Saat aku bahagia engkau pasti turut tersenyum untukku
Bahkan saat aku tak menuruti semua nasehatmu, engkau masih selalu ada dengan kesabaranmu tuk membimbingku

Ibu, engkau yang terlalu indah, mungkin terlalu sempurna dalam kesederhanaanmu
Dan aku masih merindukanmu disini, Ibu...
Ingin aku memelukmu, dan berkata " Aku sayang Ibu "
Maafkan aku, jika aku belum bisa membuatmu bangga kepadaku
Tapi aku berjanji, akan aku penuhi semua permintaanmu, akan ku buat engkau bangga akan diriku
Aku janji...

Mom, I Love You

Rabu, 22 Desember 2010

Berdansa


 “..... mari kembali lagi ke lantai dansa, bernyanyikan lagi lagu yang sama, sudah kunantikan kau begitu lama, dan kujaga api tetap menyala .....”
( Shaggydog _ Kembali Berdansa )

Alunan lagu, mengiringi dansa mereka berdua. Berada di tengah – tengah lautan manusia yang sedang asyik berjoget mengikuti irama lagu. Ketidaksengajaan yang membawa mereka sampai ke dalam lautan manusia.

“Jadi kita ke Taman Bintang?” tanya cowok itu.
“Ga jadi aja ya, aku capek, lagian perjalanan juga jauh, “ jawab si cewek.
“Lalu malam ini kita kemana, ada ide?”
“Tau ah, aku mau tidur 5 menit aja ya, “ kata si cewek ogah – ogahan.

5 menit berlalu

“Woi bangun.... masak aku disuruh nungguin orang tidur?” si cowok berusaha membangunkan cewek itu.
“Hmmmm..... iya bangun, “
“Ayo jalan – jalan, “
“Hmmmm.... iya jalan – jalan,”
“Kemana?”
“Hmmmm.... kemana?”
“Ni orang diajak ngomong malah nglindur. Bangun! “
“Iya, udah bangun ini. Aku pengen ke Festival Knock The Next. Mau ga?” kata si cewek.
“Hmmmm.... ayo, tapi nanti kalo pengin beli – beli gimana?” tawar cowok.
“Yaudah tinggal beli, gitu aja kok susah, hahahhaa... “ jawab cewek asal.
“Dassaaaarrrrr.... “ kata cowok itu sambil mengusap – usap kepala si cewek.

Berangkatlah mereka ke tempat yang dituju. Suasana yang begitu ramai, tak menyurutkan langkah mereka untuk masuk dalam antrian yang panjang.
Akhirnya tiket mereka dapatkan. Dan mereka mulai masuk ke dalam Festival Knock The Next. Ratusan bahkan mungkin ribuan orang lalu lalang hilir mudik melewati mereka.

“Sini tanganmu, nanti kalo kamu ilang, aku yang dimarahin bapak, “ kata si cowok.
“Yeee.....biasa aja kali, “ jawab cewek.
“ Masalahnya kamu suka ilang gitu aja, nanti kalo ilang beneran yang ada aku ga jadi liat festival, tapi malah bingung nyari orang ilang, lagian manusia kayak kamu langka, jadi harus dilindungi dan dilestarikan, hehheehe... “ celoteh si cowok.
“Enak aja bilang aku langka. Iyee.... “ jawab cewek sewot.

Bergandengan tanganlah mereka mengelilingi tempat festival itu. Tiba – tiba si cowok, berjalan menuju ke suatu tempat. Dan ternyata halaman outdoor yang mereka tuju sudah terdapat satu panggung yang megah.

“Kesana yuuk, “ ajaknya sambil menarik tangan si cewek tanpa memperhatikannya.

Sampai ditengah – tengah lautan manusia, mereka tersadar jika hari itu sebuah band ternama akan manggung tempat tersebut. Tanpa menyia – nyiakan kesempatan yang tak akan pernah mereka lewati untuk kedua kalinya, merekapun larut dalam senandung lagu.

Walau guyuran hujanpun membasahi seluruh tempat, mereka tetap menikmati lagu yang mengalun tak beranjak sedikitpun. Berloncat – loncatan berdua,  berjoget bersama, membuat mereka melupakan berbagai masalah yang tengah mereka hadapi.

Sebenarnya seperti inilah yang disukai si cewek, dia dapat melupakan walau sejenak masalah serta kekalutan hidup yang dihadapinya. Hal paling gila yang pernah dia lakukan seumur hidupnya.


Note:
Dedicated for my great luigie.
Thank you for never tired of
keep me n my self.  ^^

Sabtu, 18 Desember 2010

Time of My Own

"......I always need a time of my own, I never thought I'd need you there when I cry........"
( Avril Lavigne __ When You're Gone )



Pagi ini berselimutkan mendung dan kabut yang menggelayut manja pada semesta. Terdengar ketuk pintu yan membangunkannya. Beranjaklah seseorang dari tempat tidurnya. Masih berbalut selimut, terlihat seorang perempuan membuka pintu rumahnya.

" Baru bangun? " tanya si tamu.
" Iya, " jawabnya.

Dengan malas, dia menjalani harinya kala itu. Lelah tampak tersirat diwajah manisnya, tapi tak seorangpun mengetahui. Dia nampak tak perduli dengan semua itu, karena semua orang juga tak pernah perdulikannya. Tak pernah perdulikan perasaannya, dan usahanya untuk membahagiakan semua orang.

Kadang perempuan itu ingin menjalani semua liku hidupnya sendiri dengan kedua tangan dan kakinya. Tapi dunia terlalu kuat untuk melemahkannya dan menghancurkannya.

Dalam kesendiriannya selalu ada yang menafsirkan dengan sebuah kemarahan. Mencoba lagi untuk bersikap bijak, padahal lelah hati menjadi orang lain. Dia ingin menjadi dirinya sendiri dan mengatur dunianya sendiri.

Lelah hatinya untuk menghadapi semua kerikil hidup. Ingin dia berlari kepada Ibu, seseorang yang sangat dirindukannya dan disayanginya melebihi apapun. Berlari, kemudian memeluk dan menangis sepuasnya dalam belaian kasih ibu.

Inginnya hanya untuk membahagiakan orang - orang disekitarnya. Karena, dia akan bahagia melihat orang - orang yang disayanginya tertawa bahagia. Itu janjinya.
Tapi apa daya, janji hanyalah sebuah keinginan yang terbatas pada kelemahan diri. Dia kembali lelah, dan menginginkan waktu kesendiriannya.

Dia tak kuasa melihat seseorang tersakiti dan pergi dengan wajah sendu. Seolah - olah ada suara dari lubuk hatinya yang berkata, "Andai aku bisa, biarkan aku saja yang menanggung semua pedihmu."

Perempuan itu berusaha dengan segenap hati dan seluruh kekuatannya untuk menjadi yang terbaik. Dan memang kadang kebosanan itu terus menghantuinya. Keyakinan pada janji dalam hatinya yang membuatnya terus berjuang walau dalam sakit.

Karena dia percaya, suatu saat nanti dunianya akan terlihat indah jika telah tiba pada waktunya.

From The Lonely

" .... terlalu lama... terlalu lama, ku menahan sakit tak bertepi.....
hingga tersesatku dalam semu, menangis disini kusendiri......... " 





lagu dari sepengal lirik " Dalam Semu " bisa di download:
http://www.4shared.com/account/audio/DbViI-eI/Dalam_semu_-_The_lonely.html